Silakan tinggalkan alamat email Anda, Agar kami dapat menghubungi Anda sesegera mungkin.
Desain Struktural yang Diperkuat:
Lift bangunan konstruksi (kerekan) dibangun untuk tahan terhadap lingkungan yang keras di lokasi konstruksi. Desain struktural kerekan ini terbuat dari bahan tugas berat dan berkekuatan tinggi, seperti rangka baja atau paduan yang diperkuat, untuk memastikan bahwa rangka, platform, dan komponen elevator dapat menahan beban yang sangat berat. Konstruksi kokoh ini mencegah deformasi atau kegagalan saat mengangkat material yang beratnya berton-ton, seperti elemen beton pracetak, balok baja, atau mesin konstruksi.
Ukuran dan Konfigurasi Platform: Platform kerekan konstruksi dirancang untuk menampung barang-barang besar dan berbentuk tidak beraturan yang tidak dapat diangkut dengan elevator konvensional. Platform ini sering kali memiliki sisi terbuka untuk memudahkan bongkar muat, namun diperkuat dengan rel samping, struktur pendukung, atau platform yang diperluas untuk mencegah perpindahan muatan. Beberapa platform dapat diperpanjang, sehingga memberikan ruang lebih besar untuk menampung material berukuran besar seperti batang baja panjang, perancah konstruksi, atau kotak besar berisi bahan bangunan.
Kabel dan Motor Tugas Berat: Kerekan dilengkapi dengan kabel baja yang diperkuat dan motor listrik bertenaga yang mampu mengangkat beban berat tanpa risiko patah atau malfungsi. Komponen-komponen ini dipilih karena kemampuannya menahan gaya tinggi yang diberikan saat mengangkat beban besar atau berbentuk aneh.
Distribusi dan Keseimbangan Beban:
Salah satu perhatian utama saat mengangkat beban yang bentuknya tidak beraturan atau berat adalah memastikan bahwa beban didistribusikan secara merata ke seluruh platform untuk menghindari kemiringan, goyangan, atau ketidakstabilan. Kerekan konstruksi mengatasi masalah ini melalui teknik distribusi beban yang canggih:
Mekanisme Distribusi Beban: Kerekan ini dapat menggunakan beberapa titik jangkar pada platform untuk mengikat dan mengamankan material. Misalnya, material seperti balok baja atau batu bata dapat diamankan di beberapa titik di seluruh platform untuk mencegah pergeseran selama pengangkutan. Dengan mengamankan muatan secara tepat di beberapa lokasi strategis, kerekan memastikan bobotnya seimbang dan material tidak menjadi goyah saat naik atau turun.
Mekanisme Pengangkatan Seimbang: Kerekan yang dilengkapi dengan pengangkat hidrolik atau beban penyeimbang berfungsi untuk menyeimbangkan platform saat beban diangkat. Misalnya, beban penyeimbang yang ditempatkan di sisi berlawanan dari platform dapat menetralkan torsi yang dihasilkan oleh pengangkatan material yang berat atau tidak merata. Hal ini membantu menjaga keselarasan platform dan mencegah goyangan atau terjungkal yang tidak perlu.
Mekanisme Keamanan pada Beban Tidak Beraturan:
Saat mengangkat material yang besar atau bentuknya tidak beraturan, terdapat risiko tambahan berupa material yang bergeser, terguling, atau terjatuh. Untuk memitigasi risiko ini, kerekan konstruksi dilengkapi dengan serangkaian mekanisme keselamatan yang menjaga keamanan material dan mencegah kecelakaan.
Pagar Pembatas dan Penghalang Keselamatan: Keselamatan adalah hal yang terpenting, terutama saat mengangkat barang yang panjang dan sempit seperti batang logam, pipa, atau perancah. Kerekan konstruksi dilengkapi pagar pembatas berkekuatan tinggi dan penghalang jaring yang menutupi sisi platform, secara efektif mencegah material tergelincir atau jatuh. Pagar pembatas ini biasanya dapat disesuaikan ketinggiannya, memastikan ukurannya sesuai untuk setiap muatan dan dapat digunakan untuk menampung barang-barang yang lebih kecil atau berbentuk aneh seperti kantong semen atau peralatan bangunan.
Mekanisme Anti-Goyangan: Salah satu tantangan saat mengangkat material yang panjang, besar, atau longgar adalah mencegah material tersebut bergoyang atau berayun selama pengangkutan. Sistem anti goyangan yang dipasang pada kerekan konstruksi membantu membatasi pergerakan lateral, memastikan pergerakan material yang stabil, bahkan ketika ada angin atau turbulensi yang disebabkan oleh pergerakan dalam struktur. Sistem ini mencakup peredam beban atau kabel yang membatasi pergerakan horizontal, yang secara efektif mengurangi risiko kargo bergoyang tidak seimbang dan menyebabkan kerusakan atau cedera. Untuk material yang lebih panjang seperti balok, tali pemandu juga dapat digunakan untuk memastikan beban tetap terpusat dan bergerak lurus ke atas dan ke bawah.
Mekanisme dan Kontrol Pengangkatan Tingkat Lanjut:
Dalam kerekan konstruksi modern, mekanisme pengangkatan dan sistem kontrol yang canggih merupakan bagian integral dalam menjaga stabilitas dan presisi selama pengoperasian.
Kontrol Kecepatan Variabel: Kecepatan hoist dapat disesuaikan berdasarkan berat dan jenis material yang diangkat. Kecepatan yang lebih lambat sangat bermanfaat ketika mengangkat material yang berat atau bentuknya tidak beraturan, karena hal ini mengurangi kemungkinan terjadinya sentakan tiba-tiba atau gerakan yang tidak stabil. Pengangkatan yang mulus dan bertahap mencegah tekanan pada material yang diangkut dan memastikan komponen mekanis hoist tidak mengalami ketegangan yang tidak perlu. Hal ini sangat penting ketika mengangkat material yang halus atau ketika mengangkut material melintasi ruang sempit.
Sensor Beban dan Penghenti Keselamatan: Banyak kerekan konstruksi dilengkapi dengan sensor beban yang terus memantau beban yang dibawa oleh platform. Jika beban melebihi kapasitas maksimum hoist, sistem secara otomatis mengaktifkan penghentian pengaman, mencegah pengangkatan lebih lanjut dan mengurangi risiko kelebihan beban. Sensor ini juga membantu operator menentukan apakah beban terpusat dan seimbang, sehingga memastikan kinerja elevator tetap stabil selama pengoperasian.
Stabilitas Angin dan Lingkungan:
Lokasi konstruksi, terutama di gedung-gedung bertingkat, sering kali menghadapi tantangan lingkungan, termasuk angin, hujan, dan suhu ekstrem. Kerekan konstruksi dirancang dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini untuk memastikan bahwa kerekan dapat terus berfungsi dengan aman dan efektif dalam kondisi buruk.
Hambatan Angin: Bila kerekan digunakan pada ketinggian, angin dapat menimbulkan tantangan besar dengan menyebabkan platform kerekan bergoyang atau tidak stabil, terutama saat membawa beban yang besar dan besar. Untuk mengatasi hal ini, beberapa kerekan konstruksi modern dilengkapi dengan sensor kecepatan angin yang secara otomatis menghentikan pengoperasian ketika kecepatan angin melebihi batas aman yang telah ditentukan. Selain itu, beberapa kerekan memiliki platform tertutup atau pelindung untuk mengurangi dampak angin terhadap beban. Untuk proyek-proyek bertingkat tinggi, desain tahan angin diterapkan untuk memastikan pengangkatan terus berjalan lancar tanpa gangguan eksternal.
Tahan Cuaca: Untuk melindungi dari hujan, salju, atau panas ekstrem, kerekan konstruksi dibuat dengan bahan tahan cuaca pada komponen listrik dan elemen strukturalnya. Misalnya, rumah motor dan panel kontrol dapat ditutup rapat terhadap kelembapan untuk mencegah kegagalan listrik. Lapisan anti korosi sering kali diaplikasikan pada bagian logam untuk memastikan umur panjang bahkan di lingkungan luar ruangan yang menantang.
Fitur Keselamatan Mekanik dan Elektrikal:
Kerekan konstruksi modern menggabungkan sistem keselamatan mekanik dan listrik canggih yang mengurangi kemungkinan kegagalan atau kecelakaan selama operasi pengangkatan.
Perlindungan Kelebihan Beban: Untuk mencegah kerusakan pada kerekan, komponen-komponennya, dan untuk menjaga keselamatan operasional, kerekan konstruksi dilengkapi dengan mekanisme perlindungan kelebihan beban. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi ketika beban melebihi batas kerja aman hoist, secara otomatis mengaktifkan rem keselamatan hoist dan memutus aliran listrik. Fitur ini sangat penting ketika mengangkat beban berat atau berbentuk tidak beraturan, yang dapat menyebabkan operator salah menilai berat atau dimensi beban.
Sistem Pengereman Gagal-Aman: Sistem pengereman anti-gagal diintegrasikan ke dalam kerekan konstruksi untuk mencegah kecelakaan jika terjadi kegagalan daya atau masalah mekanis. Rem ini aktif secara otomatis jika hoist mulai turun terlalu cepat atau kehilangan tenaga, sehingga platform tetap di tempatnya. Sistem pengereman redundan memastikan bahwa meskipun satu rem rusak, beban tetap aman hingga perawatan dapat dilakukan.








